1. Bedengan dibuat lebih tinggi Pembuatan bedengan yang lebih tinggi bertujuan agar air hujan segera tuntas dan tidak menggenang. Sebab, penyebaran spora dari patogen antraknosa terjadi melalui percikan air hujan yang menggenang pada bedengan, sehingga menular melalui tanah dan percikan air.
Namun, beberapa dengan beberapa langkah dan persiapan yang tepat, kamu bisa sukses menanam cabai di musim hujan. Adapun caranya adalah sebagai berikut: 1. Persiapkan Tanah dan Lahan dengan Baik. Sebelum memutuskan untuk menanam cabai di musim hujan, pastikan lahan yang akan digunakan sudah bersih dari sisa-sisa tanaman atau gulma.
Menggunakan Plastik Mulsa Pada saat musim penghujan penggunaan plastik mulsa pada bedengan menjadi hal yang wajib, tujuannya untuk menghalangi air hujan untuk langsung meresap total ke bedengan sehingga air hujan akan jatuh dan mengalir ke saluran air di antara bedengan.Tanah bedenganpun menjadi tidak terlalu basah dan tidak cepat padat.
Cara perawatan cabai di musim hujan - Tanaman cabai adalah salah satu jenis tanaman pertanian yang tidak tahan dengan curah hujan yang terlalu tinggi. Namun tentu saja, ada sejumlah tips dan trik yang bisa Anda lakukan untuk mengantisipasi kerusakan yang mungkin terjadi pada tanaman cabai saat musim hujan tiba.
4. Mengatur Jarak Tanam Cabe. Ini juga hal yang berpengaruh. Jarak tanam cabe ketika musim hujan minimal adalah 50 cm. Anda bisa menambahannya hingga 60 atau 75 cm. Tujuannya adalah agar sirkulasi udara menjadi lebih lancar serta cahaya matahari lebih merata kedasar dan sela-sela tanaman. Bjtsm.